Selamat Tahun Baru 2020 & Evaluasi Baru
Manusia hidup di muka bumi ini terikat dengan ruang dan waktu. Tidak selamanya manusia hidup di muka bumi ini, akan tetapi semua manusia serta seluruh isi yang ada di muka bumi ini tanpa terkecuali akan kembali kepadaNYA. Ruang secara Ilmu geografi adalah tempat yang meliputi ruang darat, ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang didalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah, tempat manusia dan makhluk hidup melakukan aktifitas untuk keberlangsungan hidupnya. Sementara waktu adalah seluruh rangkaian yang telah berlalu baik sekarang maupun yang akan datang (M. Quraish Shihab : 2010). Ruang dan waktu tidak dapat dipisahkan ibarat dua sisi mata uang dalam satu kesatuan.
Manusia hidup di muka bumi tak terlepas dari ruang dan waktu untuk memenuhi keberlangsungan hidupnya. Ruang bisa diibaratkan ladang bagi manusia untuk menciptakan nilai guna bagi manusia sebagai hewan yang berakal (Aristoteles). Sementara waktu dalam Islam adalah ibarat pedang, jika kamu tidak menebasnya maka waktu tersebutlah yang akan menebasmu. Dan jika jiwamu tidak disibukkan didalam kebenaran maka ia akan menyibukkannmu dalam kebhatilan. (Imam Asy-Ssyafi’iy dinukil oleh Al-Imam Ibnul Qayyim dalam kitabnya Al-Jawaab Al-Kaafi).
Selama manusia masih diberikan nafas oleh Allah SWT. maka selama itulah manusia memiliki kesempatan dalam beramal sebagai manusia yang diciptakan untuk menjadi pemimpin di muka bumi ini. Setiap tempat adalah pembelajaran, setiap manusia pun sebagai media untuk belajar dan itu terikat didalam ruang dan waktu yang tak dapat dipisahkan. Tentu seluruh manusia pasti memiliki harapan yang baik untuk dirinya begitupun bagi penulis ini. Namun tidak semua mampu dapat memanfaatkan ruang dan waktu sebaik mungkin apabila nafsu diutamakan dan menyampingkan akal yang berfungsi sebagai pemikir didalam jiwa manusia (Plotinus).
Penulis sadar telah banyak melalaikan waktu yang telah diberikan oleh Allah selama waktu hidup yang diberikan. Menyadari hal itu penulis merasa sangat tidak pantas berada di SurgaNya sebagai tujuan akhir dalam hidup. Ya Raab..Hamba memiliki keinginan untuk masuk Surga namun Hamba tidak pantas berada di Surga-MU. Kuatkan Hamba dan seluruh Hamba-MU.. untuk memiliki spirit dalam mentaati Perintah-Perintahmu sebagai Hamba yang diberikan akal olehmu.
Waktu terasa cepat, secepat kilat. Selamat tahun baru 2020. Semoga Doa terhadapNYA selalu dihaturkan padaNYA disetiap saat ibarat tulisan ini yang menempel. Semoga spirit dan semangat dalam mengaktualisasikan Perintah-Perintahnya dapat mampu berkobar-kobar dalam jiwa dan dilukiskan dalam kehidupan sehari-hari. Ampunilah dan Ampunilah Ya Rab.. pemilik Alam semesta dan seluruh isinya. Amin Allahumma Amin. Selamat tahu
n baru, Berkah dan Evaluasi selalu.
Manusia hidup di muka bumi tak terlepas dari ruang dan waktu untuk memenuhi keberlangsungan hidupnya. Ruang bisa diibaratkan ladang bagi manusia untuk menciptakan nilai guna bagi manusia sebagai hewan yang berakal (Aristoteles). Sementara waktu dalam Islam adalah ibarat pedang, jika kamu tidak menebasnya maka waktu tersebutlah yang akan menebasmu. Dan jika jiwamu tidak disibukkan didalam kebenaran maka ia akan menyibukkannmu dalam kebhatilan. (Imam Asy-Ssyafi’iy dinukil oleh Al-Imam Ibnul Qayyim dalam kitabnya Al-Jawaab Al-Kaafi).
Selama manusia masih diberikan nafas oleh Allah SWT. maka selama itulah manusia memiliki kesempatan dalam beramal sebagai manusia yang diciptakan untuk menjadi pemimpin di muka bumi ini. Setiap tempat adalah pembelajaran, setiap manusia pun sebagai media untuk belajar dan itu terikat didalam ruang dan waktu yang tak dapat dipisahkan. Tentu seluruh manusia pasti memiliki harapan yang baik untuk dirinya begitupun bagi penulis ini. Namun tidak semua mampu dapat memanfaatkan ruang dan waktu sebaik mungkin apabila nafsu diutamakan dan menyampingkan akal yang berfungsi sebagai pemikir didalam jiwa manusia (Plotinus).
Penulis sadar telah banyak melalaikan waktu yang telah diberikan oleh Allah selama waktu hidup yang diberikan. Menyadari hal itu penulis merasa sangat tidak pantas berada di SurgaNya sebagai tujuan akhir dalam hidup. Ya Raab..Hamba memiliki keinginan untuk masuk Surga namun Hamba tidak pantas berada di Surga-MU. Kuatkan Hamba dan seluruh Hamba-MU.. untuk memiliki spirit dalam mentaati Perintah-Perintahmu sebagai Hamba yang diberikan akal olehmu.
Waktu terasa cepat, secepat kilat. Selamat tahun baru 2020. Semoga Doa terhadapNYA selalu dihaturkan padaNYA disetiap saat ibarat tulisan ini yang menempel. Semoga spirit dan semangat dalam mengaktualisasikan Perintah-Perintahnya dapat mampu berkobar-kobar dalam jiwa dan dilukiskan dalam kehidupan sehari-hari. Ampunilah dan Ampunilah Ya Rab.. pemilik Alam semesta dan seluruh isinya. Amin Allahumma Amin. Selamat tahu
n baru, Berkah dan Evaluasi selalu.
Komentar
Posting Komentar